kelanaswandana

just for sharing

Membuat Domain virtual di Localhost

ini bisa di jadikan sebagai salah satu alternatif solusi bagi kita di saat kita sedang mempresentasikan web dimana tidak terdapat koneksi internet. jadi kita seolah-olah sedang mengakses situs http://www.situskita.com di browser punya kita,sedangkan komputer kita bersistem operasi windows.

Hal pertama yang harus dilakukan tentunya adalah anda sudah selesai menginstall webserver serta selesai mengkonfigurasikan website yang telah anda buat misalkan dengan menggunakan Apache Triad atau XAMPP. Biasanya kita mengakses dengan alamat http://localhost/namakita dan itu akan sedikit bingung dan aneh bagi yang awam, apasih itu localhost?

Sekarang kita bandingkan dengan ketika presentasi kita mengakses situs dengan http://www.situskita.com, pasti lebih mantap dan orang yang kita presentasikan juga nantinya akan mudah mengerti.

Lalu bagaimana caranya?

Jika sudah diinstall webserver dan kita biasanya dileletakan di C: secara default dan biasa juga disimpan dalam folder htdocs. Misalkan file website kita disimpan dapalm C:\apache\htdocs\situskita. Selanjutnya kita akan mengkonfigurasikan local DNS supaya ketika kita ketik http://www.situskita.com akan lari menuju localhost caranya adalah dengan mengedit file di system32 milik komputer kita yaitu di :

C:\WINDOWS\system32\drivers\etc , kemudian bua file hosts dengan notepad atau text editor kesangan anda, dan kemudian ubah isinya dengan menambahkan http://www.situskita.com dibagian paling bawah

# Copyright (c) 1993-1999 Microsoft Corp.
#
# This is a sample HOSTS file used by Microsoft TCP/IP for Windows.
#
# This file contains the mappings of IP addresses to host names. Each
# entry should be kept on an individual line. The IP address should
# be placed in the first column followed by the corresponding host name.
# The IP address and the host name should be separated by at least one
# space.
#
# Additionally, comments (such as these) may be inserted on individual
# lines or following the machine name denoted by a ‘#’ symbol.
#
# For example:
#
# 102.54.94.97 rhino.acme.com # source server
# 38.25.63.10 x.acme.com # x client host

127.0.0.1 localhost
127.0.0.1 http://www.situskita.com
127.0.0.1 situskita.com
127.0.0.1 situskita

Setelah kita simpan kita coba di browser kesayangan dan ketikan http://www.situskita.com atau situskita.com atau situskita pada address bar, jika berhasil maka browser akan menampilkan isi yang persis sama dari localhost.

Sekarang bagaimana caranya supaya mengarah ke folder C:\apache\htdocs\situskita dan menampilkan situs buatan kita?

caranya adalah dengan mengkonfigurasikan file httpd.conf , biasanya berlokasi di C:\apache\conf , buka dan tambahkan dibagian akhir baris seperti ini

<VirtualHost http://www.situskita.com:80&gt;
DocumentRoot C:\apache\htdocs\situskita
ServerName http://www.situskita.com
</VirtualHost>

<VirtualHost situskita.com:80>
DocumentRoot C:\apache\htdocs\situskita
ServerName situskita.com
</VirtualHost>

<VirtualHost situskita:80>
DocumentRoot C:\apache\htdocs\situskita
ServerName situskita
</VirtualHost>

Restart apache yang anda punya kita, kemudian dicoba kembali mengakses menggunakan browser http://www.situskita.com. Apa yang muncul ?

19 Desember 2008 - Posted by | Web server

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: